Thursday, June 22, 2017

Berbuka Dengan Nasi Goreng Gila, Segila Rasanya

       Comments   
Jadwal kuliah yang nanggung kaya celana alay yang sabuknya dipantat, cukup membuat gue bete dan sering dilanda males buat berangkat. Gue kuliah ngambil sore, tapi pihak kampus memberi waktu mepet ke magrib, waktu yang gak enak banget buat memulai aktifitas, orang lain ke mesjid gue harus siap-siap ngampus.

Nampus diwaktu yang ngerusak mood, kaya lagi makan diantara nasi ada kerikil yang kegigit. Hhhh, belum lagi macetnya, karena jam segitu adalah waktu untuk para pekerja keras pulang kantor, ya mungkin salah satunya gue, bedanya kalau mereka bermacet-macetan pulang kerja langsung pulang ke rumah, sedangkan gue harus ngampus, dan mau gak mau secapek-capeknya kepala pun harus disegarkan lagi. Ah emang toqai sih. Alhasil gue lebih sering menghabiskan magrib diperjalanan.

Jadwal ini pun berlaku di bulan ramdhan, bulan yang waktu magribnya paling dinantikan banyak orang, yang harusnya berkumpul untuk berbuka bersama keluaga, dan gue harus nyari makan sendiri di sekitaran kampus. Tapi alhamdulillah setidaknya gue masih bisa makan dan kuliah disaat beberapa orang menginginkan itu tapi gak bisa. Ayeyy..!!

Tiap buka puasa di jam istirahat kampus gue rutin nyari tempat makan di sekitar kampus. Gue tinggal di Purwakarta, dan kuliah di daerah Cikampek, jadi untuk pulang dulu cukup memakan waktu lah, dari pada gue memakan waktu mending gue nyari tempat makan biar memakan nasi.

Karena pecel lele dan cemilan di angkringan sudah keseringan, jadi gue dipaksa rajin dan kreatif demi mencari pengisi perut yang lebih inovatif. Keliling nyari-nyari, mata gue pun terhenti di tempat makan dengan nama Nasi Goreng Gila. Namanya yang cukup unik dan melekat dengan imej daerah Cikampek yang dikenal keras, ya bisa dibilang Jakarta Mini. Gue masuk dan langsung pesan yang jadi jagoan disana Nasi Goreng Gila.

Dan memang gila, gue gak menemukan sewajar-wajarnya rasa nasi goreng disana. Rasanya yang aneh, pedesnya yang gila, ditambah bawang bombay, sosis, cumi, dan entah saus apaan, karena gue gak begitu paham dengan makanan, yang penting menurut lidah gue enak ya lahap saja. Dan tak hanya menemukan enak, di Nasi goreng ini pun gue menemukan Gilanya dari mulai rasa sampai tampilannya.

Rasa lelah gue kerja seharian dilanjut dengan kepala yang harus berpikir keras di meja kampus pun terbayarkan, saat berbuka puasa dengan Nasi Goreng Gila.

0 comments:

Post a Comment

© Fahri Prahira - All Right Reserved