Sunday, May 7, 2017

Seni Kretif dan Mirip Mirip

       Comments   

Sebagai seseorang yang senang menulis, gue senang mengabadikan sesuatu melalui tulisan, dan untuk dapat menulis gue harus banyak mengorbankan waktu untuk membaca. Seperti kata pepatah, yang gue lupa kata siapa, kurang lebih kalimatnya seperti ini;
Penulis yang baik, adalah pembaca yang rakus
Menulis adalah bagian dari berkarya, terlepas karya itu seperti apa, yang pasti dengan menulis gue telah mulai belajar berkarya. Dan dasar dalam berkarya adalah ide, karya apa pun butuh ide.

Gue sering banget menemukan tulisan, baik itu artikel, cerpen, puisi atau bahkan quote yang hampir mirip mirip. Bahasa atau kata-katanya beda, namun tujuannya sama, atau sebaliknya. Lalu apakah kesamaan itu bisa dikatakan menjiplak? Gue rasa tidak, kecuali sama percis, tentunya itu orang males buat berfikir kretif.

Jika memang terjadi yang mirip banget, padahal berasal dikepala yang berbeda, gue rasa yang kedua membuatnya harus rela mengalah dan mengubur itu. Ah tapi gak mungkin sih kalau mirip banget. Tuhan gak pernah main-main nyiptain kepala manusia dan isinya, kita semua punya caranya masing-masing, kita berbeda, bahkan bayi kembar pun lahir dengan sidik jari yang berbeda, bukan?

Sebagai penulis pemula, dan blogger pemalas, gue sering blogwalking untuk membaca tulisan blogger lain, selain menambah apa yang gue tau, hal itu juga membuat gue menemukan ide baru untuk menulis.

Dan sering sekali gue membuat tulisan atau sekedar kutipan singkat yang terinspirasi dari apa yang telah gue baca sebelumnya, dengan tujuan yang sama, namun sudut pandang tetap dari mata dan kepala gue dalam membahasnya. Misalnya, “Memakan buah Apel” jika dibahas orang lain alurnya seperti ini, jika dibahas oleh gue, maka alurnya seperti itu. Jadi memang benar;
Tak ada ide yang original, yang ada hanya bagaimana cara kita untuk berfikir kretif menanggapi ide tersebut

© Fahri Prahira - All Right Reserved