Thursday, June 22, 2017

Berbuka Dengan Nasi Goreng Gila, Segila Rasanya

       Comments   
Jadwal kuliah yang nanggung kaya celana alay yang sabuknya dipantat, cukup membuat gue bete dan sering dilanda males buat berangkat. Gue kuliah ngambil sore, tapi pihak kampus memberi waktu mepet ke magrib, waktu yang gak enak banget buat memulai aktifitas, orang lain ke mesjid gue harus siap-siap ngampus.

Nampus diwaktu yang ngerusak mood, kaya lagi makan diantara nasi ada kerikil yang kegigit. Hhhh, belum lagi macetnya, karena jam segitu adalah waktu untuk para pekerja keras pulang kantor, ya mungkin salah satunya gue, bedanya kalau mereka bermacet-macetan pulang kerja langsung pulang ke rumah, sedangkan gue harus ngampus, dan mau gak mau secapek-capeknya kepala pun harus disegarkan lagi. Ah emang toqai sih. Alhasil gue lebih sering menghabiskan magrib diperjalanan.

Jadwal ini pun berlaku di bulan ramdhan, bulan yang waktu magribnya paling dinantikan banyak orang, yang harusnya berkumpul untuk berbuka bersama keluaga, dan gue harus nyari makan sendiri di sekitaran kampus. Tapi alhamdulillah setidaknya gue masih bisa makan dan kuliah disaat beberapa orang menginginkan itu tapi gak bisa. Ayeyy..!!

Tiap buka puasa di jam istirahat kampus gue rutin nyari tempat makan di sekitar kampus. Gue tinggal di Purwakarta, dan kuliah di daerah Cikampek, jadi untuk pulang dulu cukup memakan waktu lah, dari pada gue memakan waktu mending gue nyari tempat makan biar memakan nasi.

Karena pecel lele dan cemilan di angkringan sudah keseringan, jadi gue dipaksa rajin dan kreatif demi mencari pengisi perut yang lebih inovatif. Keliling nyari-nyari, mata gue pun terhenti di tempat makan dengan nama Nasi Goreng Gila. Namanya yang cukup unik dan melekat dengan imej daerah Cikampek yang dikenal keras, ya bisa dibilang Jakarta Mini. Gue masuk dan langsung pesan yang jadi jagoan disana Nasi Goreng Gila.

Dan memang gila, gue gak menemukan sewajar-wajarnya rasa nasi goreng disana. Rasanya yang aneh, pedesnya yang gila, ditambah bawang bombay, sosis, cumi, dan entah saus apaan, karena gue gak begitu paham dengan makanan, yang penting menurut lidah gue enak ya lahap saja. Dan tak hanya menemukan enak, di Nasi goreng ini pun gue menemukan Gilanya dari mulai rasa sampai tampilannya.

Rasa lelah gue kerja seharian dilanjut dengan kepala yang harus berpikir keras di meja kampus pun terbayarkan, saat berbuka puasa dengan Nasi Goreng Gila.

Tuesday, June 20, 2017

Menyegarkan Kepala Dengan Bakso Aci di Kedai Kopi Bandit

       Comments   
Seharian berpuasa menahan hawa nafsu, lapar, haus dan yang paling berat bagi perokok kaya gue adalah menahan diri untuk tidak merokok. Gue sendiri lebih kuat menahan lapar daripada harus menahan diri untuk tidak merokok. Namun karena ini urusannya dengan kewajiban gue pada Tuhan, Alhamdulillah gue kuat untuk tidak merokok seharian.

Dan menururut penelitian yang gue rasakan setiap bulan ramadhan, ketika kadar nikotin yang masuk ke tubuh berkurang, maka keinginan untuk ngemil pun meningkat, dan itu akan gue lampiaskan disaat berbuka puasa. Setelah berbuka gue rajin menerka-nerka “Makanan apa ya yang enak” Akhirnya setiap hari gue coba satu persatu, dari mulai bakso, siomay, cuangki, mie ayam dan lainnya.

Suatu hari temen-temen gue ngajak nongkrong di Bandit Cafe tempat kita biasa ngopi, kebetulan gue dan temen-temen sudah sering main ke cafe itu, namun sial-nya gue baru tau bahwa ada makanan ajaib selain kopi yang selama ini menjadi andalan Kedai Kopi Bandit. Yups di Kedai Kopi Bandit Ada makanan yang bikin kepala gue pecah, namanya Bakso Aci. Makanan ini lumayan membasahi bibir gue yang udah seharian kering kaya lantai toilet pas bangun tidur.

Gambar yang atas namanya Bakso Aci Telor, kalau yang bawah Bakso Aci Bawang, kalau dua-dunya ada namanya Bakso Aci Komplit, sedangkan favorit gue Bakso Aci bawang. Entahlah bagi gue aroma bawang daun itu surga makanan banget deh.

Akhirnya perjalanan gue mencari makanan segar setelah berbuka terhenti di Bakso Aci. Gue nggak tau bumbu apa yang ada didalamnya, yang pasti gurih dan rasa bawang daun apalagi ditambah dengan rasa pedesnya membuat kesegaran dikepala itu nyata.

Kalau lo mau nyoba Jegeeer..nya Bakso Aci ini, bisa dateng ke Kedai Kopi Bandit Purwakarta, alamatnya gampang banget, di pusat kota deket stasiun Kota Purwakarta depan Museum Diorama. Cobain dan temukan kesegeran tanpa harus keramas. hhh :D

Sunday, June 11, 2017

Waktu Ujian, Guru: Kerjain Dulu Yang Mudahnya, Baru Yang Susah

       Comments   
Pada usia yang sedang asik-asiknya tumbuh, saya berusaha untuk menemukan apa yang saya mau, dan mengikuti apa yang saya anggap pantas untuk diikuti.

Lankah kecil diawali dari dunia sesungguhnya, saya berusaha untuk bergaul dengan orang orang waras, namun tetap di garis yang menyenangkan, dengan kata lain tidak membuat saya merasa terpaksa untuk hidup. Sikit demi sikit saya koreksi pergaulan dan pertemanan seperti apa yang harus saya pertahankan.

Karena saya sadar jika sekarang saya hidup diantara tiga dunia, nyata, gaib, dan maya. Untuk dunia ghaib sendiri saya belum bisa berbuat apa-apa selain percaya bahwa itu ada, karena seperti itulah yang diajarkan agama saya.

Sedangkan pada dunia nyata, setelah riang dan puas dengan hura hura di usia 18 tahun kebelakang, kini saya mencoba tata sedemikian rupa, agar tua gak melahirkan penyesalan. Saya gak mau seperti Om, Tante, Mba, atau bahkan orang tua saya yang kalau cerita terselip kalimat "Ah coba kalau waktu muda om kaya gitu" atau "Duh nyesel deh mamah dulu gak terima waktu dijodohin sama Mas Agus Yudhoyono, pasti anak mamah bukan kamu" dan ungkapan penyesalan lainya.

Yang jadi permasalahan adalah dunia maya. Saya gak bisa menutup mata untuk tidak masuk kedunia ini, gak bisa pula untuk pura-pura tidak tahu. Saya terlanjur sudah masuk dan sial semakin hari dunia ini pun semakin menyebalkan rakyatnya yang dikenal dengan sebutan Netizen.

Seperti dunia nyata, di dunia maya pun saya berusaha menata ruang untuk saya bermain aman didalamnya, dengan mengikuti akun akun yang mungkin sedikit ada faedahnya jika saya follow atau menyegarkan otak ditengah rutinitas dunia nyata dan meng-unfollow akun akun yang doyan pamer tete atau sekedar kemolekan tubuh. Namun sial deras suara netizen yang masuk ditimeline saya cukup keras, dan bukan hanya mengajak saya bermain melainkan seperti mengajak saya untuk ikut main tauran pendapat. Pilihannya jika saya diam, saya akan terkena lemparan batu yang entah dimana letak tangannya, namun jika saya ikut melawan beragam kemungkinan buruk harus siap saya makan.

Beragam media kredibel yang saya harap punya stok berita positif yang dihasilkan oleh jurnalisnya yang kompeten malah terus mengulang berita yang, si-anying itu lagi itu lagi. Satu berita gak akan kelar satu sampai dua minggu. Tahan lama udah kaya rendang :)

Seperti berita hits yang pernah terjadi sebelumnya, contoh yang masih lekat dibenak kita kasus Mba Mirna, dan kini Berita Habib Riziq pun Udah kaya Tempe, bisa dibuat apa saja, versi apapun. Bisa digoreng, bisa disayur, bisa dimakan mentah mentah. Mungkin 70% media punya banyak stok berita Habib Riziq dengan berbagai type. Dari mulai Habib Riziq jadi tersangka, Habib Riziq belum pulang, Habib Riziq diarab ngapain ajah, dan sebagainnya. Satu dua hari, okelah, gak masalah, karena kita mengenal istilah berita hangat, tapi kalau berhari-hari beritanya secara garis besar itu mulu, apa gak bosen kisanak? Berita hangat jadi berita panas, mungkin akan jadi berita gosong kalau kelamaan.

Endonesaku itu besar, luas, punya banyak masalah besar yang belum tuntas, apa dengan ngurusin chat Habib Riziq masalah lain selese? Apa kabar kasus Bapak Novel Baswedan yang belum ada perkembangan, atau gimana kabarnya aksi Kamisan yang menanyakan hak, dan kabar keluarga mereka? Udah 10 tahun lho. Dan masih banyak lagi masalah pelik dan alot lainya

Kalau kata guru saya pas ujian "Kerjain dulu yang mudahnya, baru yang susah" Kalau emang Habib Riziq susah buat diajak pulang, yowis nanti kalau lapar juga pulang, selesein dulu yang lain lah, up dulu berita atau info lain lah, netizen butuh bacaan baru. Endonesa belum berakhir kok, kalau pun Habib Riziq gak pulang.

Sunday, May 7, 2017

Seni Kretif dan Mirip Mirip

       Comments   

Sebagai seseorang yang senang menulis, gue senang mengabadikan sesuatu melalui tulisan, dan untuk dapat menulis gue harus banyak mengorbankan waktu untuk membaca. Seperti kata pepatah, yang gue lupa kata siapa, kurang lebih kalimatnya seperti ini;
Penulis yang baik, adalah pembaca yang rakus
Menulis adalah bagian dari berkarya, terlepas karya itu seperti apa, yang pasti dengan menulis gue telah mulai belajar berkarya. Dan dasar dalam berkarya adalah ide, karya apa pun butuh ide.

Gue sering banget menemukan tulisan, baik itu artikel, cerpen, puisi atau bahkan quote yang hampir mirip mirip. Bahasa atau kata-katanya beda, namun tujuannya sama, atau sebaliknya. Lalu apakah kesamaan itu bisa dikatakan menjiplak? Gue rasa tidak, kecuali sama percis, tentunya itu orang males buat berfikir kretif.

Jika memang terjadi yang mirip banget, padahal berasal dikepala yang berbeda, gue rasa yang kedua membuatnya harus rela mengalah dan mengubur itu. Ah tapi gak mungkin sih kalau mirip banget. Tuhan gak pernah main-main nyiptain kepala manusia dan isinya, kita semua punya caranya masing-masing, kita berbeda, bahkan bayi kembar pun lahir dengan sidik jari yang berbeda, bukan?

Sebagai penulis pemula, dan blogger pemalas, gue sering blogwalking untuk membaca tulisan blogger lain, selain menambah apa yang gue tau, hal itu juga membuat gue menemukan ide baru untuk menulis.

Dan sering sekali gue membuat tulisan atau sekedar kutipan singkat yang terinspirasi dari apa yang telah gue baca sebelumnya, dengan tujuan yang sama, namun sudut pandang tetap dari mata dan kepala gue dalam membahasnya. Misalnya, “Memakan buah Apel” jika dibahas orang lain alurnya seperti ini, jika dibahas oleh gue, maka alurnya seperti itu. Jadi memang benar;
Tak ada ide yang original, yang ada hanya bagaimana cara kita untuk berfikir kretif menanggapi ide tersebut

Friday, April 28, 2017

Dear Sumo (Susah Move on)

       Comments   

Melupakan adalah hal tersulit setelah mengingat. Kalau mau lupa ya jangan ingat, iya gak? Dan urusan melupkan itu tak mudah jika kita sudah terlanjur ingat. Hayo bingung kan? Tapi percayalah, kalimat ini tidak sebingung ungkapan “Terserah” dari mulut cewek kok.

Move on adalah kondisi terkutuk yang dimana seseorang mencoba bangkit dari polemik masalalunya. Move on juga bukan hanya tentang melupakan atau mendapat pasangan baru. Move on menurut gue adalah ikhlas tentang apa yang telah terjadi yang begitu dalam membuat kita kecewa. Jadi, percuma jika kamu sudah punya pacar atau hal baru namun hatimu masih mentetap di tempat lama. Namun setidaknya itu lebih baik daripada terus mengurung diri atau menyepi.

Dear Sumo

Sesungguhnya mengunfollow atau membolock social media mantan bukanlah cara yang baik untuk move on, atau mencaci maki dia disocial media hanya akan memperlihatkan pada public kualitas dirimu. Lebih baik membiarkan semua mengalir dan terus menerus melawan kesakitan itu bukan menghindarinya. Mungkin itu pula yang akan membuatmu terbiasa.
Hal spesial jika dilakukan berulang-ulang maka akan jadi hal yang biasa, bukan? Begitu pun dengan kesakitan
Dengan kamu berani menghadapi itu, tak sadar itu akan membuatmu semakin kuat, dan jika kelak kamu mendapat kesakitan atau cobaan yang sama, kamu tak begitu terkejut, karena kamu sudah pernah berhasil mengahadapi kondisi seperti itu.

Menyendiri bukan jalan yang baik untuk move on, menyendiri hanya akan mempersempit pola fikirmu dan seolah-olah hanya ada banyang-banyang dia dikepalamu. Sebab sendiri dalam kesakitan hanya akan menciptakan banyak imajinasi.

Kamu harus keluar, kenali orang-orang baru, bersikap open minded dengan menciptakan kebahagiaan bersama mereka, mungkin itu yang akan menyadarkanmu jika;
Kebahagiaanmu lebih pantas untuk dinikmati daripada kesakitanmu
Dengan mengenal orang-orang baru kamu pun memiliki banyak celah untuk dipertemukan dengan orang baru yang mampu mengisi perasaanmu yang kemarin sempat dipatahkan. Jika kamu nyaman dengannya dan kamu merasa baik-baik saja ketemu mantan. It means that you already move on.

Oke. Intinya, terima dan lawan, bukan menolak atau menghindarinya, lalu buktikan kamulah pemenangnya. Seperti halnya kamu makan bakso kepedesan dan membuat pertutmu sangat kesakitan. Kamu tidak akan bisa lupa bagaimana pedasnya bakso itu, tapi waktu melalui keadaan baru akan membantu menghilangkan rasa pedas itu.

Friday, April 21, 2017

Menikmati Proses Sembuh Setelah Jatuh

       Comments   

Gambar: Okezone.com
Mungkin kamu pernah mendengar seseorang, baik itu teman, mantan pasangan atau kamu sendiri mendeklarasikan diri dengan pernyataan; "Aku tak bisa hidup tanpamu"

Dan ketika apa yang ditakutkan pergi itu benar-benar pergi? Kenyataannya semua baik-baik saja. seiring waktu yang berjalan kita pun menerimanya. Lalu apa yang membuat pernyataan seperti itu atau pernyataan berlebihan semacam itu muncul? Hantaman atau pukulan yang pertama dan itu mendadak tanpa ingin tahu kita siap atau tidak untuk menerima pukulan itu.

Memang, tak dapat dipungkiri jika efek dari yang namanya jatuh selalu berlebihan, atau dengan kata lain Lebay. Baik itu jatuh hati atau jatuh miskin. Tapi karena hal berlebihan itu, kita tak bisa beranggapan bahwa itu sikap tidak dewasa.

Saya rasa orang dewasa pun pasti pernah melakukan hal yang kita anggap berlebihan namun bagi pelakunya menganggap itu lumrah, terlebih masalah perasaan, namun setiap orang memiliki porsi dan caranya masing-masing dalam mengungkapkannya.

Kita tak pernah tau batas kuat hati seseorang atau mental seseorang, kita tak pernah tau apa yang dia lakukan dikala dia sendirian, dan perihal itu kita tak bisa mengukur hanya lewat daya pandang atau tampilan.

Sebab hal paling jauh pada diri manusia yang tak bisa dijangkau sesamanya adalah hati.

Lalu apakah setelah jatuh kita bisa bangun? Tentu, toh itu baru jatuh bukan mati. Tapi seperti yang kita tahu bukan hal mudah untuk kita menikmati proses sembuh pada bekas luka saat kita jatuh.

Dititik ini semua menjadi serba salah, semakin kuat kita menolak rasa sakit, maka semakin kuat pula kesakitan itu terasa, semakin berusaha menjauh maka semakin melekat penyesalan dan ingatan-ingatan penyebab kita jatuh.

Disaat seperti ini hati menolak jutaan kata-kata bijak. Ikhlas menjadi barang mahal yang sulit dijangkau. Kita menipu diri sendiri, menghiburnya dengan kalimat "Melihatmu bahagia aku pun bahagia" yang sebenarnya kita tak pernah rela jika alasan bahagianya itu orang lain. Namun jika itu benar-benar ada, hanya ada dua kemungkinan. Mungkin kamu makhluk dianugrahi hati yang kuat atau mungkin kamu tak benar-benar mencintainya, jadi kepergiannya bukan hal buruk bagimu.

Kamu berpikir bahwa segala hal tentangnya harus melibatkanmu, kamu menjadi orang paling egois, bahkan kamu lupa cara mencintai dirimu sendiri.

Memang tak mudah untuk sembuh setelah jatuh. Selain butuh keyakinan bahwa jodoh ditentukan tuhan, juga butuh perawatan, proses dan waktu. Salah satu cara untuk membuat semua membaik seperti sediakala, hanya dengan tetap membiarkannya hilang sewajar-wajarnya.

Karena dipaksakan bertahan sekuat apapun, yang hilang akan tetap hilang, begitupun dicegah sekeras apa pun yang datang akan tetap datang, jadi;

Menikmatinya hilang, adalah cara lain menyambut yang datang.

Monday, April 3, 2017

Cara Membuat Signature di Email Custom di cPanel

       Comments   
Signature dapat berupa informasi kontak kamu seperti nama, alamat email, URL website, maupun informasi bisnis kamu. Untuk mempermudah kamu menambahkan signature, kamu dapat melakukan pengaturan agar signature tersebut dapat secara otomatis tampil setiap kali kamu mengirimkan email. Sebelum memulai langkah pada tutorial ini, pastikan bahwa kamu memiliki akses ke WebMail.
Pertama. Buka Pengaturan Signature Email
Silakan login ke control panel WebMail dan pilih RoundCube. Menu ini pada umumnya dapat diakses melalui URL namadomain.com/webmail. Apabila kamu tidak dapat mengaksesnya melalui link tersebut, silakan hubungi tim support layanan hosting yang kamu gunakan.

Pada control panel RoundCube, silakan klik tombol Settings yang terletak di bagian kanan atas.

Di dalam menu pengaturan RoundCube, silakan pilih menu Identities.

Setelah berada di dalam menu Identities, silakan klik akun email yang ada di sebelah kanan. Pada contoh ini hanya ada satu email, yaitu admin@example.com.
Kedua. Cara Membuat Signature di Email
Silakan isi signature yang ingin kamu tambahkan pada bagian akhir setiap email yang kamu kirimkan, kemudian klik tombol Save.

Di langkah ini kamu telah menyelesaikan cara membuat signature email yang akan secara otomatis ditampilkan setiap kali kamu mengirimkan email.

Kamu dapat melihat contoh di bawah ini untuk mengetahui seperti apa tampilan signature yang telah berhasil kamu buat.

Kesimpulan Signature pada email dapat memberikan manfaat lebih bagi kamu. Di sini kamu bisa sekedar memperkenalkan diri, mempromosikan layanan, hingga membuat para subscriber tertarik menghubungi kamu. Menariknya lagi, ‘trik’ email signature juga digunakan oleh para perusahaan bersar. Setelah membuat Signature pada email kini signature email kamu tak lagi ‘Sent by My Samsung’ atau ‘Sent by My iPhone’. Silangkan mencoba.

Cara Membuat Email Custom di cPanel

       Comments   
Udah memiliki website pribadi atau website perusahaan kamu? Untuk meningkatkan kualitas brand kamu, sudah saatnya kamu punya email custom dengan nama domain kamu sendiri, atau domain perusahaan kamu?

Nah sebelum memulai langkah pada tutorial ini, pastikan bahwa kamu memiliki akses ke cPanel hosting kamu atau perusahaan kamu. Kali ini saya akan menjelaskan lewat cPanel Niagahoster, kebetulan saya menggunakan layanan Niagahoster.
1: Mengakses cPanel
Silakan akses cPanel kamu, untuk mengaksesnya dapat melalui http://namadomain.com:2082 atau http://namadomain.com/cpanel/. Kemudian login menggunakan username dan passwod cPanel kamu.
2: Pilih menu Email
Setelah berhasil masuk ke cPanel, silakan buka menu Email Accounts pada kolom Email. Atau dapat mengetikkan Email Accounts pada kolom pencarian di cPanel.
3: Membuat akun email
Langkah ini merupakan proses untuk membuat akun email. Silakan masukkan nama dari akun email yang ingin kamu buat, misalnya namakamu@domainkamu.com. Setelah itu silakan masukkan password yang ingin kamu gunakan untuk email kamu. disarankan penggunaan huruf kapital, huruf kecil, dan angka pada password kamu.

Selanjutnya kamu perlu menetapkan Mailbox Quota. Tujuannya adalah untuk menentukan besar ukuran penyimpanan akun email kamu.

Tersedia dua pilihan default, pilihan standar sebesar 1024 MB dan unlimited.

Jika kamu memilih 1024 MB, dan email masuk sudah mencapai limit, kamu tidak dapat menerima email lagi.

Jika kamu memilih unlimited, kamu tidak perlu menambah limit lagi apabila email sudah penuh. Nah, apabila akun email digunakan oleh kamu sendiri, silakan pilih Unlimited.

4: Tahap Penyelesaian Cara Membuat Email di cPanel
Setelah mengisi semua detail yang kamu perlukan, silakan klik tombol Create Account. Selanjutnya kamu akan melihat pesan bahwa akun telah berhasil dibuat.

Jika pada proses pembuatan akun email menemukan pesan error, silakan hubungi layanan penyedia hosting yang kamu gunakan.

Wednesday, March 22, 2017

Kisah Sedih di Timeline

      1 Comments   



Udah lama gue pengen nulis ini diblog dan baru bisa sekarang. Gila sibuk banget bro, sibuk mikir ngetweet apa ya yang lucu. Oke disini gue mau curhat aja, jadi gak perlu siapin apa-apa. Gue nulis sambil nunggu hujan reda, terperangkap dikantor gak bisa pulang ketemu mamah yang selalu lupa pasword facebooknya. Jadi anggap aja ini HOAX ya, kan lagi rame tuh. HE HE.

Sebagai pelaku sosial media, gue merasa bahwa jagad internet terutama social media belakangan ini suasananya menjadi gersang. Berselancar di dunia maya seperti gue bermacet-macetan disiang bolong yang terik dengan telinga yang berisik oleh bermacam-macam suara klakson, dari klakson original bawaan pabrik, klakson custom sampai klakson dambaan adek gue, Telolet.

Berita atau isu yang muncul di internet didominasi oleh hal-hal negatif. Atau mungkin ini kesalahan gue dalam memilih siapa yang harus gue follow di dunia maya. Sikat sana sini, nge-judge sana sini. Lalu muncullah istilah HOAX. Si TAI bilang bahwa apa yang disampaikan Si Babi itu HOAX, begitu pun sebaliknya. Padahal keduanya pun HOAX . Ngeri ketika dia yang tahu faktanya tak bisa berbuat apa-apa, tak punya follower banyak, tak punya duit banyak buat bayar media besar yang katanya kredibel. Akhirnya sikurcaci pun diam, ngopi sambil menyaksikan dua kubu yang saling membela diri mereka, agar tidak di anggap HOAX.

Suasana di kota santri tak nyaman dimulai dari hajatannya orang Jakarta atau Pilkada DKI. Yang hajat Jakarta yang ikut repot semua Kota. Tak hanya sampai dilaman timeline, pesta Pilkada pun memiliki tempat istimewa dibeberapa media besar, seakan “woy ci anjur, tasik, garut, tegal dll kalian harus tau nih debat cagub kite”. Gue jadi ingat kejadian pernikahan Rafi Ahmad dan Nagita, yang ditayangkan live dibeberapa stasiun Tv, lalu acara itu pun mendapat pernyataan “Merenggut hak publik untuk mendapat tanyangan yang bermanfaat. Hhmm.. apa bedanya sama ini to mas. Menurut gue perihal manfaat atau tidak tergantung siapa yang menerimanya. Mungkin bagi ibu-ibu di dusun sana tayangan itu lebih Sweet ketibang tanyangan yang saling lempar argument.

Huru hara Pilkada melambungkan beberapa peran, seperti Bang Uus, Iwan Bopeng dan peran-peran lainnya. Kehangatan Pilkada pun memanas, bukan sekedar hangat kopi yang masih mampu diteguk. Memanas dan menjalar, seperti membakar tumpukan beragam kertas yang disetiap kertasnya tertulis bermacam-macam tujuan, hingga akhirnya membakar satu hal yang di anggap peting bagi sebagian manusia. Keyakinan atau Agama.

Hal yang membuat gue sedih adalah Kejadian yang Menimpa Bang Uus, idola gue di dunia Stand up, namun kebetulan gue bukan fans yang selalu ngikut apa pun kata idola, bukan fans yang suka nangis nangis karena disapa “Hallo” sama idola. Gue kagum sama Bang Uus, dengan karyanya dengan pemikirannya, perjuangannya, tapi kekaguman gue tak membuat gue harus selalu setuju dengan apa yang dikatakannya. Jujur gue bahagia banget ketika melihat video permintaan maaf Bang Uus.

Gue kira cukup sampai disitu ternyata berita lain pun kembali muncul yang masih melibatkan pelaku stand up comedy. Ketika bang Ernest Prakasa yang juga Idola gue dalam membuat materi stand up untuk openmic membuat pernyataan ditwitter, jika Dzakir Naik adalah orang yang membiayai ISIS. Hhmm… piye iki. Jujur Sedih banget hati beta men. Tapi gue gak bisa apa-apa selain melampiaskan kesedihan dan keresahan lewat tulisan yang tak seberapa juga dengan modal pengetahuan yang minim.

Dimata orang tua, mungkin gue bukan anak baik, ngehe, gak nurut, pembangkang dll, tapi ketika ada yang hina orang tua gue, atau macem macem ke orang tua gue. Gue adalah orang pertama yang akan merasa sedih dan munkin orang yang akan paling keras berteriak “Anjing” ke orang itu. Begitu pun urusan Agama.

Jadi yaudahlah, udahan main seriusannya, mending lucu lucuan ditimelinenya, atau pamerin karya biar gue dan anak muda yang lain terpacu semangatnya.

Oke sekian ya, ujan udah reda nih. *Sundulu.

© Fahri Prahira - All Right Reserved